4 Cara Mudah Membuat Anak Tumbuh dengan Cerdas

Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi dari cara Anda merawat dan menjaganya. Ketelatenan Anda akan membuat anak tumbuh dengan cerdas. Anda bisa memulainya sejak dari dalam kandungan dengan menjaga nutrisi anak selama di dalam kandungan. Kemudian dilanjutkan dengan cara mudah berikut ini untuk bisa membuat anak tumbuh dengan cerdas.

  1. Lakukan Interaksi Kontak Mata

Anak tidak hanya perlu diajarkan dari tindakan, Anda juga perlu melakukan kontak mata dengan anak. Kontak mata merupakan hal pertama yang perlu Anda lakukan pada anak saat bayi. Anda perlu melakukannya untuk membuat bayi mengenali wajah Anda.

Kontak mata yang dilakukan juga akan membangun ikatan emosi Anda dengan anak sehingga Anda lebih mudah untuk mengajari anak ke depannya. Ikatan emosi yang kuat menjadi kekuatan untuk anak bisa menerima segala bentuk ajaran yang diberikan.

  1. Memberikan Nutrisi yang Seimbang

Kecerdasan anak terbentuk dari tingkat IQ yang dimilikinya. Nutrisi yang cukup akan membentuk IQ yang lebih baik dibandingkan anak yang kekurangan nutrisi. Anda bisa memberikan anak makanan dengan nutrisi seimbang dengan lengkap yaitu karbohidrat dengan pemberian nasi.

Protein dan lemak dari berbagai macam daging dan yang paling baik adalah ikan. Memenuhi kebutuhan serat dan vitamin dengan memberikan sayur-sayuran. Sekali seminggu anak perlu Anda berikan jus buah yang diganti setiap minggunya. Jus akan memudahkan anak meminumnya ketimbang dalam bentuk buah.

Anda juga bisa memberikan susu sebagai langkah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang masih kurang di dalam tubuh. Ada banyak produk susu berkualitas yang bisa Anda berikan pada anak dengan rasa yang bervariasi. Anda bisa memilih sesuai usia anak dengan kandungan yang dibutuhkannya.

Susu berkualitas ini bisa Anda dapatkan dengan harga promo lebaran 2018 dengan diskon hingga 23%. Kebutuhan nutrisi yang seimbang harus Anda lakukan dengan pola makan yang teratur. Pastikan juga anak tidak mengalami dehidrasi yang menghambat kerja organ di dalam tubuhnya.

  1. Lakukan Interaksi dengan Anak

Anda perlu melakukan interaksi dengan anak sejak masih bayi. Interaksi ini akan merangsang saraf motorik dan sensorik pada anak. Anda bisa bermain dengan bayi dengan melakukan ciluba, memberikannya mainan yang aman digunakan terutama yang mengeluarkan suara.

Mainan ini akan membuat anak berpikir kreatif untuk memainkannya. Saat anak belajar berjalan merupakan moment yang tepat untuk Anda melakukan interaksi dengan mengajaknya berbicara. Meski hanya sekadar melakukan titah dan menghitung langkahnya. Anak akan mendengar dan akan mulai mengikutinya.

  1. Kenalkan Anak dengan Gambar

Anda bisa melakukan rangsangan terhadap perkembangan otak anak dengan memberikannya dua gambar yang berbeda. Gambar-gambar yang ada akan membuat anak berpikir dan mampu membedakannya. Anda bisa mengajari anak mengenal berbagai makhluk hidup dan benda mati lewat gambar.

Cara ini bisa Anda lakukan saat anak mulai bisa berbicara yaitu pada usia di atas dua tahun. Anda juga bisa mulai mengajari anak mengenal angka dengan melakukannya saat mengganti popok anak. Menghitung setiap proses pergantian membuat anak menaruh perhatian pada Anda.

Perkembangan kecerdasan anak ini bisa Anda rangsang sejak masih di dalam kandungan. Interaksi yang Anda lakukan dengan kandungan sedikit banyaknya akan merangsang perkembangan otak anak. Ketahuilah bahwa kecerdasan anak terletak dari kegigihan Anda dalam merawat dan menjaganya.


About Pritter

Add your Thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *