Menarik, Terapi urin untuk kecantikan kulit!

Inmalay.com – Terapi urin melibatkan penggosokan dan pemijatan urin pada area kulit bermasalah. Manfaatnya untuk kulit termasuk, mengurangi gatal, jerawat, psoriasis, rosacea, kekeringan pada kulit kepala, dan banyak penyakit kulit lainnya.

Terapi urin juga disebut dengan nama yang berbeda, seperti uropati, uroterapi, dan urinoterapi. Didokumentasikan di banyak kebudayaan, telah dipraktekkan sejak zaman kuno. Sekarang, terapi ini semakin penting dalam pengobatan alternatif. Terapi ini pada dasarnya mencakup minum air kencing atau memijat urin sendiri untuk mengobati beberapa masalah kesehatan. Terapi urin untuk berbagai masalah kulit banyak dibicarakan dalam bentuk pengobatan kulit alternatif, terutama karena sifat antiseptik dan penyembuhannya.

Mengapa Menggunakan Terapi Urine untuk Kulit?

Sebagai produk limbah yang diekskresikan, kebanyakan kita merasa enggan menangani urine. Selain itu, perhatian utama terapi ini untuk perawatan kulit Anda adalah toksisitas limbah cair ini. Nah, penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa limbah cair cair ini tidak beracun. Urine sendiri bersifat steril dan memiliki sifat antimikroba. Air kencing manusia terdiri dari air sebagai komponen utamanya (sekitar 95 persen) bersama dengan urea dalam jumlah kecil (sekitar 2,5 persen). Konstituen terisolasi lainnya adalah enzim, hormon, mineral, dan garam. Baca juga: http://www.melayupost.info/2016/12/3-punca-kecing-berdarah.html

Bila dioleskan sebagai bagian dari rejimen perawatan kulit rutin, urin membersihkan pori-pori kulit dan menyediakan beberapa nutrisi sehat, yang sekaligus membantu memperbaiki masalah kulit. Sebagian besar masalah toksisitas terapi urin berkisar seputar konsumsi air kencing secara langsung, dan faktor risiko meningkatkan tingkat urea dalam aliran darah. Jika tidak, mengoleskan urine atau memijat urin ke kulit benar-benar aman. Manfaat terapi ini terbukti dari fakta yang diketahui bahwa, ini menjadi bahan populer untuk produk kecantikan. Nah, menarik bukan? apakah anda masih mau membuang urin anda?


About Pritter

Add your Thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *