Informasi cara beternak lintah

Kebanyakan orang beranggapan bahwa lintah adalah salah satu hewan parasit yang bisanya mengganggu kehidupan sekitar, namun dibalik anggapan tersebut sebenarnya lintah dapat diternak dan dijual dengan harga yang tinggi. Beberapa manfaat lintah inilah yang menjadi faktor utama untuk diternakkan, dan salah satunya adalah untuk campuran bahan baku pembuatan kosmetik. Bagi anda yang sudah familiar didalam beternak lintah mungkin sudah paham langkah-langkah ketika membudidayakanya, namun bagi anda yang ingin mencoba beternak lintah, kelanjutan artikel ini dapat membantu anda.

Persiapan awal beternak lintah

1. Pembuatan kolam

Meskipun kolam untuk beternak lintah dapat dibuat dari apa saja namun yang dianjurkan adalah dari tembok, kolam yang dibuat dari tembok mwmounyai kelebihan supaya suhu air kolam bisa stabil. Buatlah dua kolam, tujuanya untuk mencegah supaya lintah tidak saling memangsa antara satu dengan yang lainya. Karena lintah salah satu hewan yang bersifat kanibal, lintah yang besar akan memangsa lintah yang kecil. Jadi dengan membuat kolam bisa meminimalisir sifat kanibalismenya. Dan jangan lupa juga untuk membuatkan penutup atas kolam, penutup bisa dibuat menggunakan kawat kasa, tujuanya supaya lintah lintah tidak keluar dari kolam.

2. Pemilihan bibit

Ketika akan membeli bibit lintah untuk dibudidayakan, pilihlah bibit yang sehat, salah satu tanda bibit lintah tersebut sehat adalah aktif. Belilah bibit lintah dalam jumlah sesuai ukuran kolam yang anda buat sebelumnya. Untuk ukuran kolam 2×4 meter dapat diisi bibit lintah sebanyak 2000 ekor. Biasanya bibit lintah yang akan diternak berukuran 2-4 cm, dengan besar tubuh seukuran batang korek api.

Proses budidaya lintah

1. Pemberian pakan
Ketika memberi pakan lintah ada satu hal yang mesti kita tahu bahwalintah tidak perlu diberi pakan setiap hari. Ini adalah salah satu keuntungan beternak lintah, karena modal untuk membeli pakan terbilang sedikit. Dan ini juga merupakan kelebihan dari lintah, karena dapat hidup tanpa makan sampai berbulan bulan. Pemberian pakan lintah dapat kita lakukan setiap dua Minggu sekali dengan jumlah 2 kg untuk 1000 ekor lintah. Pakan yang biasa diberikan adalah belut atau lele segar, potong potong pakan tersebut dan taruh diatas wadah. Kemudian masukan kedalam media yang ada didalam kolam, biarkan saja nanti lintah-lintah akan datang dengan sendirinya karena bau darah dari pakan tersebut.

2. Cek suhu air
Suhu air kolam budidaya lintah idealnya 20°c sampai dengan 3°c. Meskipun lintah salah satu hewan yang tidak mudah mati dalam suhu yang ekstrim, namun kita harus menjaga suhu kolam supaya selalu stabil, karena dengan suhu yang stabil tersebut perkembangan lintah akan semakin lebih baik. Disaat ke pengecekan suhu, jangan lupa juga untuk mengecek ukuran tubuh lintah yang anda budidayakan. Jika ada ukuran yang jauh lebih besar dengan ukuran lintah yang lain, segera ambil dan masukan pada kolam satunya yang sudah disediakan. Karena apabila lintah yang ukurannya jauh lebih besar tersebut tidak kita ambil maka dapat memangsa lintah yang ukurannya jauh lebih kecil.

 

3. Panen

Inilah yang ditunggu tunggu. Panen dapat kita lakukan ketika lintah sudah berumur 6-7 bulan, jadi apabila anda mulai membeli bibit lintah yang berumur 3 bulan jadi proses budidayanya hanya sekitar 3-4 bulan saja. pada umur 6-7 bulan biasanya ukuran lintah sebesar jari tangan. Lintah dengan ukuran besar inilah yang biasanya banyak digunakan untuk terapi pengobatan, pembuatan minyak lintah dan untuk campuran bahan pembuatan kosmetik. Jadi anda bisa menjualnya langsung ke tempat tersebut, atau bisa juga menjualnya ke pengepul atau juragan yang sudah mempunyai jaringan dibisnis ini.

Nha itulah beberapa cara beternak lintah, bagi anda yang sedang ingin beternak lintah semoga informasi diatas bisa bermanfaat. Dan bagi anda yang tidak tau menau masalah lintah, semoga informasi ini dapat menambah wawasan yang bermanfaat.


About Pritter

Add your Thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *